Sulut Adakan Pelatihan P3K Durasi 24 Jam Model Hybrid

Standard Post with Gallery
Standard Post with Gallery
Standard Post with Gallery
Standard Post with Gallery

Kota Manado (15/9). Pengurus Paralayang Provinsi Sulawesi Utara, telah mengadakan pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) durasi 24 jam model Hybrid, dari tanggal 08-15 September 2021, berlokasi di Youth Center Kota Manado, Sulawesi Utara. Pelatihan ini diikuti oleh 18 peserta, dan menghadirkan para pemateri yang tergabung dalam Persatuan Dokter Emergency Indonesia (PDEI).

Pelatihan P3K model hybrid, maksudnya adalah pelatihan P3K yang menggabungkan antara konsep ONLINE (penyampaian materi teori P3K melalui aplikasi Zoom Meeting), dan juga konsep OFFLINE (praktek yang dilakukan secara langsung atas materi yang sudah disampaikan sebelumnya). Penyampaian materi secara online dilaksanakan selama 4 hari, dan praktek selama 2 hari.

"Kegiatan ini merupakan terobosan baru dari Pengprov Paralayang Sulut atas adanya kebutuhan pelatihan P3K bagi komunitas Paralayang di Sulawesi Utara dimasa pandemik ini. kami berharap model seperti ini bisa menjadi sebuah solusi bagi kebutuhan pelatihan P3K secara Nasional kedepannya", ujar dr. Danny J. Ngantung, Sp.S (K), Ketua Pengurus Paralayang Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan pelatihan P3K ini dibuka (8/9) oleh Ketua FASIDA Sulawesi Utara, Marsma (TNI) M. Satriyo Utomo, SH, dan kegiatan ditutup (15/9) secara langsung oleh Wahyu Yudha, SE, MM. di Kota Mando, Sulawesi Utara, dan langsung diikuti oleh kegiatan pembagian sertifikat bagi peserta. (WY)

Bagikan Berita ini:

Berita Terkait: